Jakarta Kukuhkan Diri sebagai Provinsi Literasi Pertama di Puncak Peringatan Hanjaba 2016

Halo dunia!
19 Oktober 2016
Wisata Literasi di Perpustakaan Umum Jakarta Selatan
23 Oktober 2016
Show all

Jakarta Kukuhkan Diri sebagai Provinsi Literasi Pertama di Puncak Peringatan Hanjaba 2016

Jakarta – Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan puncak peringatan penyelenggaraan Hari Anak Jakarta Membaca (Hanjaba) 2016, Sabtu (17/9). Peringatan tahun ini menjadi sangat signifikan karena bertepatan dengan dicanangkannya Provinsi DKI Jakarta sebagaiProvinsi Literasi yang pertama di Indonesia, dimana salah satu misinya adalah membaca lima juta buku dan mempublikasikan satu juta buku dalam satu tahun.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan apresiasinya terhadap hal tersebut. “Hal ini mengingat bahwa Hanjaba adalah salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan literasi dan menumbuhkan minat, kegemaran, kebiasaan, dan budaya baca bagi masyarakat DKI Jakarta,” kata Basuki.

Tahun ini, peringatan Hanjaba mengangkat tema Apresiasi Literasi Digital. Hal ini dimaksudkan untuk mengapresiasi perkembangan dunia perpustakaan dan literasi yang terus bertransformasi dari media cetak yang konvensional menuju media elektronik yang digital.

Basuki menambahkan, tujuan penyelenggaraan Hanjaba adalah untuk memasyarakatkan perpustakaan, meningkatkan pemahaman pentingnya membaca dalam menambah pengetahuan, memperluas wawasan, dan menemukan hal-hal yang dapat mengubah kehidupan dan menumbuhkembangkan minat, kegemaran, kebiasaan, dan budaya baca bagi warga DKI Jakarta. “Termasuk di dalamnya budaya membaca secara digital,” katanya.

Kepala BPAD Provinsi DKI Jakarta, Tinia Budiati mengungkapkan, penyelenggaraan Hanjaba tahun ini lebih lebih menekankan pada penggunaan media digital termasuk pemanfaatan perpustakaan digital iJakarta. Selain itu, lanjutnya, Hanjaba tahun ini diisi dengan berbagai macam kegiatan lomba yaitu mewarnai cover buku bagi anak SD, membuat komik bagi anak SMP, menulis resensi buku bagi anak SMA, menulis konten blog untuk umum. Keempat lomba tersebut dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat kota/kabupaten di enam wilayah mulai bulan Juli 2016. Tak hanya itu, ada pula lomba untuk anak berkebutuhan khusus yaitu lomba mewarnai buku bagi murid SDLB kelas 1-3 dan lomba menggambar perpustakaan bagi murid SDLB kelas 5-6. Untuk anak panti sosial diadakan lomba membaca puisi untuk anak usia 7 – 12 tahun dan lomba menulis pantun untuk remaja usia 13 – 18 tahun. Acara final berbagai lomba tersebut dilaksanakan di Perpustakaan Umum Cikini pada 30 – 31 Agustus lalu.

Peringatan puncak peringatan Hanjaba tahun ini turut dihadiri oleh 909 audiens, terdiri dari 273 peserta lomba serta 636 orang terdiri dari Kedubes, Kementrian, Lembaga, Biro, Dinas, Badan, Walikota/Bupati, KPAK, Lurah, Dewan Perpustakaan, Forum TBM, Komunitas Jakarta Cerdas, Bersatu untuk Jakarta, para penyumbang buku, Perusahaan pendukung, dan para pendamping peserta.

Dalam acara tersebut diisi dengan pengumuman dan pembagian hadiah lomba Hanjaba, penilaian RPTRA terbaik, dan lomba dari Perpustakaan Nasional RI. Disamping itu juga ada Pameran Filateli dari Kementerian Komunikasi dan Informasi, Pameran Robotic Sekolah Robotic Explorer, dan Penandatangan Sampul Perangko PT Pos Indonesia. Dimeriahkan hiburan gerak dan lagu dari anak panti Dinas Sosial, foto bersama Gubernur, wisata Balaikota, display iJakarta corner, penelusuran arsip IMB, konservasi arsip, demo lomba-lomba Hanjaba, dan wisata kuliner khas Betawi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *